Jelajah Jakarta dengan Menggunakan Busway, Euforianya Beda Banget dengan Berkendara Sendiri
| Busway (TransJakarta) | Foto; Fredy Suni |
Pahtimor.com - Menikmati layanan transportasi umum Busway milik Pemprov DKI Jakarta, sungguh menawarkan pengalaman yang menarik.
Perbedaan yang paling mencolok adalah tiadanya macet dan nuansanya sangat menggembirakan. Hal ini sangat berbeda, kala kita sedang mengendarai kendaraan sendiri.
Di mana, kita akan berjuang meretas macetnya kendaraan di Ibukota Jakarta ini, dengan segala macam polusi udaranya.
| Busway (TransJakarta) | Foto; Fredy Suni |
Mulai dari asap kendaraan, pabrik, debu yang beterbangan, panasnya kota Jakarta, dll.
Selain itu, layanan transportasi ini sangat ramah terhadap penggunanya.
Petugasnya pun sangat menjunjung tinggi nilai-nilai hospitality atau keramahtamahan.
Keadaan ini membuat para penumpang, tersenyum sumringah dalam menjelajahi kota Jakarta.
| Para penumpang Busway di Halte Jembatan Baru, Cengkareng - Jakarta Barat | Foto; Fredy Suni |
Pengalaman ini ikut membangkitkan memori admin sekitar 5 tahun yang lalu.
Kala itu, admin Pahtimor.com pertama kali menjajal moda transportasi milik Pemprov DKI ini.
Berikut adalah kisah lengkapnya perjalanan Admin dengan menggunakan moda transportasi Busway.
Sebelumnya, adapun fakta seputar Busway (TransJakarta) yang perlu kita ketahui bersama, sobat travel.
"Transjakarta adalah sistem transportasi Bus Rapid Transit pertama di Asia Tenggara dan Selatan, yang beroperasi sejak tahun 2004 di Jakarta, Indonesia. Sistem ini didesain berdasarkan sistem TransMilenio di Bogota, Kolombia" (sumber Wikipedia).
| Penumpang Busway di Halte Monas | Foto: Fredy Suni |
Berangkat dari Halte Jembatan Baru, Cengkareng - Jakarta Barat, sekitar pukul 12.30 WIB, admin juga tak lupa untuk mempersiapkan kartu E-Money.
Maklum saja, bagi pengguna persyaratan utama yang harus dimiliki adalah kartu E-Money ataupun kartu Busway.
Untuk mendapatkan kartu Busway, pengguna bisa mendapatkannya pas di halte yang bersangkutan.
Beruntung, admin sudah memiliki kartu E-Money, tinggal mengisi saldonya di halte Jembatan Baru.
Pengisian saldo E-Money atau kartu Busway pun tergantung dari kebutuhan pengguna.
Singkatnya, setelah berada di dalam Busway, aroma wangi-wangian milik pengguna dengan beragam tipenya, mulai berkeliaran di batang hidung admin.
Walaupun terik Matahari kota Metropolitan hari ini sangat panas, tetapi sejak di dalam Busway, udaranya sangat dingin, karena ada AC.
![]() |
| Para pengguna Busway, sedang menikmati perjalananya | Pahtimor.com |
Pemprov DKI memang memanjakan para pengguna Busway. Pantas saja, setiap hari, pengguna Busway terus meningkat.
Tujuan destinasi admin adalah Monumen Nasional (Monas). Karena hari ini pun, admin kembali bersua dengan kakak tingkat, sewaktu masih di Seminari Tinggi SVD Widya Sasana Malang.
Sebenarnya, tujuan perjalanan admin adalah harusnya menuju Universitas Katolik Atma Jaya BSD.
Tapi, sesampainya di Harmoni dan Monas, aroma atau sihirnya Monas benar-benar menghipnotis admin.
Admin pun memutuskan untuk turun di Halte Monas, sembari mengeksplor keindahan Monas dan sekitarnya.
Untuk diketahui, hari ini Monas sangat ramai pengunjung. Barangkali, ini masih nuansa liburan sekolah, jadi ada kesempatan orang tua beserta anaknya untuk bersafari di kawasan Monas.
Setelah berpuas menikmati keindahan dan glamouritas Monas, admin pun kembali berjumpa dengan Bruder Kandi Sasi, SVD.
Ia rela datang dan menemui admin, meski urusan Visa-nya ke benua Biru (Eropa) belum kelar.
Tapi, karena adanya ikatan yang begitu kuat antara sesama anak didikan St. Arnoldus Jansen, ia pun menunda kesibukkannya demi bertemu dan kembali merajut tali persaudaraan di antara kami.
Sayangnya, kami belum lama menikmati hirup pikuk Monas, petugas mengumumkan bahwasannya seluruh pengunjung harus segera meninggalkan Monas, tepat pada pukul 15.00 WIB.
Sejujurnya, kami belum lama mengobrol dan menikmati segala fasilitas yang ada di dalam Monas.
Namun, mau bagaimana lagi. Sebagai tempat pelarian, kami pun kembali menikmati transportasi Busway, dengan sejuta pemandangannya yang sangat eksotik.
Demikian cerita singkat dari admin. Lantas, bagaimana ceritamu, ketika menggunakan transportasi Busway?

Posting Komentar untuk "Jelajah Jakarta dengan Menggunakan Busway, Euforianya Beda Banget dengan Berkendara Sendiri"
Berkomentarlah dengan bijaksana! Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang tertera dalam UU ITE