Pesona Alam Fulan Fehan di Tapal Batas Atambua dan Timor Leste
Penulis: Fredy Suni
![]() |
| Wisatawan lokal sementara menikmati pesona alam Fulan Fehan di Tapal Batas Atambua dan Timor Leste | Foto instagram;@fulanfehan_official |
Pahtimor.com - Fulan Fehan itu identik dengan serpihan surga yang pernah jatuh di perbatasan Atambua dan Timor Leste.
Pemandangan unik alam perbatasan di kedua negara tetangga ini, layak untuk dikunjungi sobat travel.
Apalagi sobat travel mengunjunginya pada saat musim liburan Lebaran 2023.
Ada pun alasan sobat travel wajib datang dan menikmati alam Fulan Fehan, karena di sinilah sobat travel akan merasakan nikmatnya alam yang belum pernah disentuh dengan berbagai polusi udara.
Sumpah deh! Alamnya sangat indah. Seindah mentari terbit dari arah Timur Indonesia.
Belum lagi, gelora asmara di bawah serpihan langit biru yang terus menggoda, seakan-akan ia pun tahu, dengan impian terbesar wisatawan dalam menjelajahi ujung Barat pulau Timor ini.
![]() |
| Eksotiknya alam Fulan Fehan | Foto Instagram;@fulanfehan_official |
Berada seharian di bawah langit Fulan Fehan, segalanya indah dan tak pernah ngebosanin, lho. Ya, apalagi sobat travel datang bersamaan tambatan hati.
Wah, rasanya dunia ini bakal jadi milik berdua, deh.
Sembari menikmati pesona alam nan indah ini, sobat travel juga bisa bebas mengeksplor wisata-wisata yang ada di sekitarnya.
Sebut saja, Benteng 7 Lapis. Eits, konon sesuai dengan penuturan lisan tetua adat dan juga masyarakat setempat, dikatakan bahwa Benteng 7 Lapis pernah dijadikan sebagai wadah atau lapak pemenggalan kepala musuh.
Ya, karena zaman dulu, masyarakat di pulau Timor, baik Timor Indonesia (Provinsi Nusa Tenggara Timur), maupun Timor Leste masih menganut sistem kerajaan.
Layaknya, kerajaan-kerajaan Indonesia tempo dulu yang pernah kita pelajari di SD - SMA, kan?
Di bawah perang antar suku, siapa saja yang tertawan, tak ada jalan lain, selain kepalanya dipenggal di sebuah batu besar yang berada di Benteng 7 Lapis tersebut.
Okey, lupakan saja! Bukannya kita tak mau belajar sejarah, tapi di sini, penulis hanya fokus pada keindahn alam Fulan Fehan.
Lantas, lokasi Fulan Fehan itu terletak di mana?
![]() |
| Pemandangan alam Fulan Fehan di balik perbukitan kecil yang mengitarinya | Foto instagram:@xxmanix |
Untuk mencapai lokasi Fulan Fehan, sobat travel harus berjalan sekitar 42 km dari pusat kota Atambua.
Bagi wisatawan yang selama hidupnya dihabiskan di kota-kota metropolitan dunia, dan belum pernah merasakan nikmatnya jalanan yang kurang mulus, cobalah adu adrenalin di sepanjang jalan Desa Weluli.
Ya, Desa Weluli adalah lokasi di mana sobat travel ikutin untuk mencapai puncak nostalgia Fulan Fehan.
Meskipun begitu, tak apalah. Karena traveler sejati adalah mereka yang tak pernah takut untuk melangkah.
Akan tetapi, lelahnya perjalanan sobat akan terbayar mahal, ketika sobat travel sudah sampai di Fulan Fehan.
Ketika sobat travel berada di padang savana Fulan Fehan, di situlah perasaan sobat tak bisa dilukiskan.
Ya, karena alamnya sangat, sangat indah. Apalagi kalau sobat travel mengunjunginya saat-saat seperti sekarang ini.
Karena umumnya di Provinsi Nusa Tengara Timur sedang memasuki musim hujan. Meski begitu, rerumputan di padang Fulan Fehan serba hijau.
Mereka yang dilanda masalah hidup pun, percaya deh bakalan hilang ditelan oleh keindahan alam Fulan Felan.
Setelah berpuas menikmati serpihan surga kecil Fulan Fehan, bagi yang mau mencicipi kuliner di kota Atambua dan sekitarnya, bakal menjadi sesuatu yang berharga dan tak terlupakan selama berada di kota religi ujung Timor Barat ini.
Barangkali, cuplikan Fulan Fehan hanya sampai di sini saja ya, hehe......
Salam travelling



Posting Komentar untuk "Pesona Alam Fulan Fehan di Tapal Batas Atambua dan Timor Leste"
Berkomentarlah dengan bijaksana! Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang tertera dalam UU ITE