Viktor Bungtilu Laiskodat, Kain Tenun Perempuan Lelogama, Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang Bernilai Filosofi Tinggi
![]() |
| Viktor Bungtilu Laiskodat, Kain Tenun Perempuan Lelogama, Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang Bernilai Filosofi Tinggi. Foto instagram @viktorbungtilulaiskodat (Pahtimor.com) |
Pahtimor.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat beserta istri Julie Sutrisno Laiskodat dan ketiga anaknya, terpana dengan tenunan khas mama-mama dari Lelogama, Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang.
Bagaimana tidak? Hasil jerih payah dari mama-mama etnis Dawan Timor, khususnya Lelogama, Amfoang Selatan, NTT ini bernilai filosofi tinggi.
Di balik motif pakaian adat warga Lelogama, ada sejuta rajutan cinta dari mama-mama yang berjuang merangkai benang, menenun, mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, rasa, materi, dan kesibukan lainnya, demi menghasilkan sebuah mahakarya intelektual untuk kemajuan budaya Atoin Meto di tanah Timor Manise.
Karya dari mama-mama Lelogama ini bukan hanya dinikmatin oleh masyarakat Dawan Timor dan sekitarnya.
Tetapi, mahakarya intelektual kearifan lokal budaya ini juga dinikmati oleh wisatawan dari berbagai daerah yang ada di Indonesia hingga mancanegara.
Serpihan olah rasa dan pikiran dari mama-mama Lelogama memang patut mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusantara Timur.
Lantaran, Lelogama juga merupakan destinasi super eksotik dan instagramable di tanah Timor tercinta.
Ribuan orang dari seluruh penjuru negeri hingga mancanegara selalu datang ke Desa Lelogama.
Travel Sumba: Jennifer Eve Makin Jatuh Hati dengan Pesona Alam dan Mode Pakaian Tradisional Sumba Timur NTT
Tujuan kedatangan mereka ke Lelogama, karena alamnya yang masih perawan, alias belum mendapatkan sentuhan polusi dari berbagai mesin-mesin penghasil beragam kebutuhan manusia.
Benar-benar menjadi suatu kebangaan bagi warga Lelogama. Karena selain alamnya yang cantik mempesona.
Kearifan lokalnya juga masih kental. Khususnya tenunan khas dari mama-mama Lelogama.
Mengunjungi Lelogama di waktu sekarang, memang menjadi opsi atau pilihan tepat dan cerdas bagi wisatawan.
Karena keindahan Padang Lelogama yang kini mendunia, juga didukung dengan keramahtamahan warganya.
Travelling wisatawan makin bermakna, bila menginvestasikan beberapa menit atau jam untuk sekadar ber-say - hello dengan warga setempat, sembari makan sirih dan pinang, ataupun minum Sopi khas Timor yang memang sudah mendapatkan izin legalitasnya dari gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat bersama wakilnya Josef Nae Soi.
Sejarah perjalanan wisatawan selama di Lelogama akan jauh lebih bermakna, bila wisatawan membawa oleh-oleh khas tenunan khas warga setempat yang sudah pasti, harganya sangat relatif murah.
Perihal mahal dan murahnya kain tenunan mama-mama Lelogama, itu kan tergantung dari wisatawan sendiri.
Karena mama-mama dan juga warga Lelogama tak bakalan memaksa wisatawan atau pengunjung untuk mendapatkan tenunan khasnya.
Tapi, sebagai wisatawan, rasanya belum afdal, bila menjelajahi destinasi favorit yang super keren dan estetik, tanpa mendapatkan sehelai benang pun.
Dalam hal ini, kain tenun khas mama-mama Lelogama. Sebagaimana yang dikenakan gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat beserta keluarga tercinta, sewaktu merayakan Hari Ulang Tahun Indonesia ke-78 di Rumah Jabatan Gubernur pada tanggal 17 Agustus 2023.
Sebelum meninggalkan Rumah Jabatan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat juga berpamitan dengan seluruh warga NTT, baik yang saat ini tinggal di provinsi terselatan Indonesia ini, maupun diaspora NTT yang tersebar di berbagai daerah dan negara di seluruh dunia.
Terkesan emosional. Lantaran, di balik kesuksesannya dalam menakhodai NTT selama hampir 5 tahun. Tentu saja banyak kemajuan yang dirasakan warga.
Di samping kecewanya warga, karena ada beberapa program janji kampanye belum terealisasi.
Tapi, bagaimana pun juga, setiap pemimpin pasti punya rekam jejak yang baik dan buruknya.
Entah siapa pun pemimpinnya. Karena persoalan terbesar di NTT itu sangat kompleks. Jadi, gubernur VBL dan Wagub Josef Nae Soi butuh waktu yang lebih lama untuk memimpin NTT.
Tapi itu kan mustahil. Lantaran, VBL akan kembali Caleg DPR RI untuk terus memperjuangkan aspirasi dan ketertinggalan di Provinsi NTT.
Satu hal yang perlu kita apresiasi dari gubernur VBL adalah jasanya dalam melayani NTT, khususnya perjuangannya dalam mempromosikan kain tenunan khas warga pada umumnya, lebih khusus mama-mama dari Lelogama, Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang.
Apresiasi Viktor Bungtilu Laiskodat atas mahakarya intelektual mama-mama Lelogama disampaikannya melalui laman instagram pribadinya @viktorbungtilulaiskodat
"Saya dan keluarga besar sangat bangga dengan tenunan khas mama-mama Lelogama, Amfoang Selatan yang bernilai filosofi tinggi dan ini adalah mahakarya intelektual Kartini zaman now" ujarnya.
Sebagai penulis yang kerap meliput beliau selama bertugas di Kupang, memang benar adanya.
Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Julie Sutrisno Laiskodat sangat mengapresiasi dan mencintai pakaian adat dari berbagai wilayah yang ada di NTT.
Sebagai provinsi kepulauan, NTT memiliki sejuta kekayaam alam dan budayanya yang hingga saat ini menjadi daya tarik bagi wisatawan dari mana pun.
Khususnya kain tenun Lelogama, bagi wisatawan di luar NTT, jangan lupa mampir ke Padang Lelogama dan juga nikmatikan cita rasa kebudayaan etnis Dawan ya.
So, ciptakan sejarah perjalananmu yang spektakuler dengan membawa pulang oleh-oleh kain tenun mama-mama Lelogama untuk keluarga, sanak family, rekan kampus, kerja, bisnis sampai pada si doi yang lagi menunggu di kota asal Anda.
Bila tulisan ini belum lengkap, silakan tinggalkan pesan berupa saran dan kritik yang membangun melalui kolom komentar.
Agar ke depannya, Admin Pahtimor lebih fokus dan terus on fire dalam menghadirkan kisah-kisah seputar kekayaan suku Dawan Timor, yang mungkin saja jarang disorot media arus utama.
Sekian dan terus dukung saya (Frederikus Suni) selaku Owber sekaligus admin Tafenpah Group.
Sumber Instagram @viktorbungtilulaiskodat
Instagram penulis @suni_fredy

Posting Komentar untuk "Viktor Bungtilu Laiskodat, Kain Tenun Perempuan Lelogama, Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang Bernilai Filosofi Tinggi "
Berkomentarlah dengan bijaksana! Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang tertera dalam UU ITE